Dr. Edarwan Widyaiswara, S.E., M.Si.,

Dari Aktivis ke Calon Wakil Gubernur: Langkah Berani Golkar Mengusung Abi Hasan Mu’an

PERANNEWS.CO.ID

Oleh: Dr. Edarwan Widyaiswara, S.E., M.Si.,  Ahli Utama BPSDM Lampung

Abi Hasan Mu’an muncul sebagai figur yang menarik dalam konstelasi politik Lampung, dengan latar belakang yang unik membuatnya menjadi pilihan strategis Partai Golkar sebagai calon Wakil Gubernur.

Berikut analisis yang menggambarkan peran dan signifikansi Abi Hasan Mu’an:

1. Aktivis yang Menjadi Politisi

Perjalanan Abi Hasan Mu’an dari seorang aktivis mahasiswa hingga menjadi tokoh Partai Golkar merupakan narasi yang memikat.

Sebagai mantan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lampung, ia memulai karirnya dengan semangat perubahan.

Transformasinya dari aktivis vokal menjadi politisi Golkar mencerminkan evolusi ideologis yang menarik, menunjukkan kemampuannya untuk beradaptasi dan berkembang dalam lanskap politik yang dinamis.

2. Pejuang Hak Asasi Manusia dalam Partai Establishment

Latar belakang Abi Hasan Mu’an sebagai mantan Direktur LBH Bandar Lampung (1997-2000) memberikan dimensi unik pada profilnya sebagai kader Golkar.

Pengalamannya membela hak-hak rakyat dan demokrasi di era Orde Baru, bahkan hingga menghadapi hambatan dalam proses litsus (penelitian khusus), menunjukkan integritasnya yang kuat.

Kehadirannya di Golkar bisa dilihat sebagai upaya untuk membawa perubahan dari dalam sistem, menjembatani gap antara aktivisme dan politik praktis.

3. Membangun Golkar yang Merakyat

Selama menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandar Lampung (2004-2009), Abi Hasan Mu’an berhasil mengubah citra partai menjadi lebih dekat dengan rakyat.

Keberhasilannya membangun hubungan dengan pedagang pasar dan organisasi pengemudi angkutan kota menunjukkan kemampuannya untuk mentransformasi Golkar dari partai elit menjadi partai yang hadir di grassroot.

Ini adalah kualitas yang sangat berharga bagi calon pemimpin daerah.

4. Jaringan Lintas Sektor

Posisi Abi Hasan Mu’an sebagai Sekretaris Umum HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) Provinsi Lampung dan Ketua PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) Lampung selama dua periode menunjukkan kemampuannya membangun jaringan lintas sektor.

Hal ini memberikan nilai tambah signifikan bagi Golkar, membuka akses ke berbagai elemen masyarakat yang crucial dalam politik elektoral.

Strategi “Mendengar, Menguatkan, dan Memperjuangkan” Filosofi politik Abi Hasan Mu’an yang tercermin dalam slogannya.

“Mendengar, Menguatkan, dan Memperjuangkan” menunjukkan pendekatan yang berbeda dalam berpoliti.

Ini bukan sekadar jargon kampanye, tetapi mencerminkan metode kerjanya yang berakar dari pengalaman sebagai aktivis dan advokat.

Pendekatan ini berpotensi menarik pemilih yang menginginkan politisi yang benar-benar memahami dan memperjuangkan aspirasi mereka.

5. Tantangan dan Potensi

Penunjukan Abi Hasan Mu’an sebagai calon Wakil Gubernur bukan tanpa tantangan. Latar belakangnya yang kritis dan vokal bisa jadi pisau bermata dua.

Di satu sisi, ini bisa menarik pemilih yang menginginkan perubahan. Di sisi lain, bisa menimbulkan kekhawatiran di kalangan elit konservatif dalam partai dan pemerintahan.

Namun, justru di sinilah letak kekuatan strategis Golkar dalam mengusung Abi Hasan Mu’an.

Partai ini menunjukkan keberanian untuk keluar dari zona nyaman, menghadirkan figur yang bisa menjembatani gap antara establishment politik dengan aspirasi perubahan dari masyarakat.

Ini adalah langkah berani yang bisa mengubah persepsi publik terhadap Golkar dan politik Lampung secara keseluruhan.

Dengan latar belakang yang kaya dan beragam, dari aktivis mahasiswa, pejuang HAM, hingga politisi dan advokat ternama, Abi Hasan Mu’an menawarkan narasi yang menarik dalam kontestasi politik Lampung.

Ia tidak hanya membawa pengalaman dan jaringan yang luas, tetapi juga potensi untuk membawa perubahan signifikan dalam cara berpolitik dan bergovern di Lampung.

Kehadirannya sebagai calon Wakil Gubernur bukan hanya tentang memenangkan pemilihan, tetapi juga tentang kemungkinan transformasi politik yang lebih luas di Provinsi Lampung.

sumber : rilis.id

BACA JUGA :

KPP HAM Lampung Desak Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Komite Pemantau Pembangunan dan Hak Asasi Manusia (KPP HAM) Lampung mengecam keras aksi penyiraman air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *