Penutupan Pelatihan Refreshment SINUSA PTPN I (Persero) Regional 7, Perkuat Tata Kelola Investasi dan Manajemen Risiko Berbasis Digital

Bandar Lampung – Pelatihan Refreshment SINUSA PTPN I (Persero) Regional 7 resmi ditutup pada Jumat, 5 Juni 2026, setelah berlangsung selama dua hari sejak Kamis–Jumat, 4–5 Juni 2026, bertempat di Ruang Adaptif Kantor Regional 7. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta memperkuat tata kelola investasi berbasis digital yang tertib, transparan, dan terintegrasi.

Acara penutupan dihadiri oleh Kasubag TTP PTPN I (Persero) Regional 7, Dedi Sulistiyawan, Ibu Aprilia selaku Asisten SDM, serta Aisyah dari Bagian SDM. Dalam sambutannya, Dedi Sulistiyawan menyampaikan bahwa pemahaman terhadap proses investasi merupakan aspek penting dalam mendukung pencapaian target dan keberlanjutan kinerja perusahaan.

Disampaikan bahwa setiap rencana investasi harus melalui proses yang matang, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan kajian, analisis manfaat dan risiko, kelengkapan dokumen pendukung, proses persetujuan, pelaksanaan pekerjaan, hingga monitoring dan evaluasi hasil investasi.

“Pemanfaatan aplikasi SINUSA diharapkan dapat membantu seluruh unit kerja dalam menyusun perencanaan investasi secara lebih sistematis, memastikan kelengkapan administrasi, serta mempermudah proses pengendalian dan pelaporan manajemen,” ujar Dedi.

Pelatihan menghadirkan pemateri Gilang Trisna dari Bidang Tanaman, Teknik dan Pengolahan Regional 7 yang memberikan pemaparan teknis terkait implementasi SINUSA dalam proses bisnis investasi perusahaan.

Selain itu, Rahmadi selaku Asisten Manajemen Risiko (Menrisk) turut memberikan pembekalan terkait teknis manajemen risiko, meliputi identifikasi potensi risiko, analisis dampak, penyusunan langkah mitigasi, serta penerapan pengendalian risiko pada setiap tahapan investasi agar kegiatan berjalan sesuai rencana dan sasaran perusahaan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan berbagai materi penting, di antaranya:
Manual Book SINUSA sebagai pedoman penggunaan aplikasi.
Pedoman Investasi sebagai dasar pelaksanaan kegiatan investasi.

SKPTS Komitmen Investasi sebagai bagian dari pengendalian pelaksanaan investasi.
Kajian Investasi sebagai dasar analisis kebutuhan, manfaat, risiko, dan kelayakan investasi.
Integrated Procurement untuk mendukung proses pengadaan yang terintegrasi.

Laporan Manajemen Investasi sebagai bahan evaluasi dan pengambilan keputusan manajemen.
Manajemen risiko investasi untuk memperkuat pengendalian dan mitigasi risiko.

Mekanisme perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring investasi melalui sistem digital terintegrasi.
Pelatihan diikuti peserta secara offline dan online. Peserta offline berasal dari unit kerja Bege, Pewa, Keda, Wabe, Wali, TTP, SDM, dan SKH. Sementara peserta online berasal dari unit Baja, Mula, Pala, Tebe, Pawi, Keta, dan Tubu.

Dengan berakhirnya kegiatan Refreshment SINUSA pada Jumat, 5 Juni 2026, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di masing-masing unit kerja, sehingga proses investasi dapat berjalan lebih efektif, efisien, tepat sasaran, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja perusahaan.

PTPN I (Persero) Regional 7 terus berkomitmen mendorong transformasi digital, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan kompetensi insan perusahaan guna mewujudkan tata kelola perusahaan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.(indra).

BACA JUGA :

IKBI PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu Gelar Arisan Bulanan dan Kajian Hari Lingkungan Hidup serta Keamanan Pangan Dunia

Way Berulu, 6 Juni 2026 — Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN I (Persero) Regional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *