Polemik Maskot Pilkada KPU Kota Bandar Lampung, Gubernur BEM FH Unila Angkat Bicara

PERANNEWS.CO.ID, Bandar Lampung – Launching Maskot Pilkada Kota Bandar Lampung oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Bandar Lampung telah menimbulkan polemik. Banyak kalangan tokoh adat dan budayawan yang mengecam penggunaan kera sebagai maskot dengan dikenakan pakaian adat Lampung. Pasca acara permohonan maaf terbuka dan juga dilakukan dengan berbagai tokoh adat, tampaknya itu tak menguraikan polemik. Kini giliran ketua KPU Kota Bandar Lampung mengungkap siapa juri yang memberikan penilaian terhadap maskot tersebut.

Mestinya ketua KPU Kota Bandar Lampung menyadari secara penuh bahwa penetapan maskot pilkada itu di lakukan olehnya sehingga dirinya lah yang mesti bertanggung jawab secara penuh terhadap keputusan yang diambil. Tak hanya itu, juri kan hanya memberikan penilaian terhadap peserta yang mengikuti sayembara maskot dan hasil penilaiannya diberikan kepada Ketua KPU Kota Bandar Lampung yang berwenang untuk menetapkannya. Jadi, apabila Ketua KPU merasa ada yang kurang tepat ia mampu melakukan upaya preventif dengan melakukan evaluasi sejak sebelum ditetapkannya maskot itu.

Penulis berharap ketua KPU Kota Bandar Lampung mampu dengan segara mungkin menyelesaikan kegaduhan ini. Karena, lagi-lagi nama baik Ketua KPU di pertaruhkan apabila tak mampu selesaikan persoalan akan memperburuk citra kelembagaan yang berakibat terhadap legitimasi berjalannya pilkada maupun lembaga KPU Kota Bandar Lampung.

Lagi pula, juri yang memberikan penilaian terhadap peserta sayembara maskot tersebut dipilih oleh KPU Kota Bandar Lampung. Sebaiknya ketua KPU Kota Bandar Lampung melakukan evaluasi diri dan juga kelembagaan dan tidak menyalahkan pihak lain dalam kegaduhan yang ada. Karena saat sedang ramainya polemik ini ia juga tak merespon secara elegan.

Ketua BEM FH UNILA
AMMAR FAUZAN
NARAHUBUNG : 081993180344

BACA JUGA :

KPP HAM Lampung Desak Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS

Komite Pemantau Pembangunan dan Hak Asasi Manusia (KPP HAM) Lampung mengecam keras aksi penyiraman air …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *