PERANNEWS.CO.ID – Bandar Lampung – Lahan pertanian di wilayah Bandar Lampung terus berkurang dari tahun ke tahun. Hal itu terjadi akibat alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan pemukiman masyarakat.
Salah satunya yang terjadi di area persawahan di Kecamatan Tanjung Senang. Dulunya daerah itu masih didapati lahan pertanian yang sangat luas.
Namun dari pantauan Rilis.id, kondisinya saat ini makin berkurang karena banyaknya pembangunan rumah-rumah warga.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bandar Lampung, di tahun 2024 ada 16,9 hektare lahan pertanian yang mengalami alih fungsi.
Kadis Pertanian dan Peternakan Kota Bandar Lampung, Erwin mengatakan pada tahun 2023, luas lahan pertanian di Bandar Lampung 483,74 hektare. Di tahun 2024 berkurang menjadi 466,8 hektare.
“Biasanya lahan pertanian dialihfungsikan menjadi rumah-rumah pribadi maupun perumahan,” ujar Erwin, Senin (7/10/2024).
Berkurangnya lahan pertanian ini disebabkan oleh mulai padatnya penduduk. Karena jumlah penduduk makin banyak, dan berdampak pada naiknya kebutuhan tempat tinggal.
Menurut Erwin, lahan pertanian yang dialihfungsikan menjadi bangunan dan sejenisnya itu merupakan lahan tadah hujan, bukan lahan irigasi
“Lahan irigasi tidak boleh dialihfungsikan karena ada aturannya, masuk ke dalam Perda RTRW. Sedangkan kalau lahan tadah hujan itu boleh karena biasanya merupakan lahan milik perseorangan,” jelasnya.
“Sedangkan lahan tadah hujan boleh. Lahan perkarangan merupakan lahan yang berada di tanah kosong milik warga yang dimanfaatkan menjadi lahan pertanian,” tambahnya.
Adapun lahan pertanian di Bandar Lampung tersebar di 9 kecamatan. Yakni di Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB), Kedamaian, Tanjung Karang Pusat (TKP), Langkapura. Selanjutnya di kecamatan Kemiling, Tanjung Senang, Rajabasa, Sukarame dan Sukabumi.
Lahan pertanian di Bandar Lampung terdiri dari lahan irigasi, lahan sawah tadah hujan, dan lahan perkarangan.
Rincian luasnya yaitu lahan irigasi seluas 186 hektare, lahan tadah hujan 257,74 hektare lalu lahan perkarangan 16,9 hektare.
sumber : rilis.id
Peran News Akurat dan Terpercaya