Tag Archives: perspektif

Malang dan Ingatan yang Tak Pernah Sembuh

PERANNEWS.CO.ID “Sejarah bukan sekadar catatan, tapi daftar panjang luka yang diwariskan.” – Bukan Agus – Hari itu, di Malang, unjuk rasa kembali pecah. Aparat kembali beraksi, seperti sebuah orkestra yang sudah tahu betul nadanya: gebuk, ciduk, bungkam. Mahasiswa berjatuhan, jurnalis dipukul, paramedis tak luput dari represi. Semua terjadi atas nama “keamanan,” kata yang sering kali lebih berbahaya daripada ancaman itu …

Read More »