Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, memastikan layanan hemodialisis atau cuci darah di RSUD Tubaba akan mulai beroperasi pada Maret 2026. Kepastian tersebut disampaikan usai dirinya meninjau langsung kesiapan fasilitas layanan tersebut.
Dalam kunjungan itu, Bupati menyatakan bahwa sarana dan prasarana telah dipersiapkan, termasuk penyediaan 10 unit mesin cuci darah. Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat Tubaba tidak perlu lagi menjalani rujukan ke luar daerah untuk mendapatkan terapi.
Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu proses visitasi dari Kementerian Kesehatan sebagai tahapan sebelum operasional layanan dimulai. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan proses kredensialing oleh BPJS Kesehatan agar layanan dapat ditanggung dalam skema pembiayaan nasional.
Direktur RSUD Tubaba, Pramono Satrio Wibowo, menambahkan bahwa sejumlah fasilitas pendukung juga telah disiapkan, seperti ruang Reverse Osmosis (RO) untuk pemurnian air serta ruang CAPD bagi pasien gagal ginjal yang menjalani metode cuci darah mandiri. Layanan ini akan didukung tenaga medis yang terdiri dari tujuh perawat dan dua dokter spesialis, serta direncanakan beroperasi setiap hari.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan gedung baru RSUD tahun ini guna meningkatkan status rumah sakit menjadi tipe C, sekaligus melengkapi layanan kesehatan seperti terapi bagi pasien stroke.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut mengingatkan seluruh jajaran RSUD untuk menjaga kebersihan serta memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Peran News Akurat dan Terpercaya