PERANNEWS.CO.ID – Jakarta – Kapal kargo Glorie Indah 1 yang biasa membawa muatan dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta tujuan ke Tanjungbalai Karimun tenggelam pada Rabu (17/7). Kapal dengan muatan ratusan ton tersebut tenggelam di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.
Zein Andreas dari agen pelayaran PT Rempak Karimun Indonesia yang dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (23/7) membenarkan tenggelamnya kapal kargo Glorie Indah 1 yang menyangkut muatan tujuan ke Tanjungbalai Karimun.
”Untuk keagenan kapal kargo Glorie Indah 1 memang perusahaan pelayaran kita menangani. Berdasarkan laporan, semua kru telah diselamatkan. Hanya saja, semua muatan sekitar 700 ton habis tenggelam dan tidak bisa diselamatkan,” ujarnya.
Dikatakan Andre sapaannya, dari manifest atau daftar muatan barang yang dikirimkan agen Jakarta kepada pihaknya ada berbagai macam muatan yang ada di dalam kapal yang tenggelam tersebut. Diantaranya 4 unit mobil. Dengan rincian 1 unit Toyota Agya, 1 unit Toyota Calya, 1 unit Suzuki XL7 dan 1 unit Honda HR-V.
”Selain itu, muatan barang campuran juga banyak. Terdiri dari besi, bahan bangunan, beras, makana ringan dan peralatan elektronik. Ada juga 5 ribu Alquran untuk dibagikan di Karimun sebanyak 4 ribu dan ke Tanjungpinang seribu,” jelasnya.
Untuk kerugian, lanjut Andre, belum diketahui secara pasti. Tapi, kalau dari barang yang tenggelam dan tidak ada yang bisa diselamatkan lebih dari Rp2 miliar. Kalau termasuk kapal mungkin lebih dari Rp20 miliar.
Untuk jadwal kedatangan kapal kargo Glorie Indah 1, tambah Andre dalam satu bulan 2 kali. Dan selama ini, kapal kargo tersebut selain melayani pengangkutan barang ke Tanjungbalai Karimun, juga ke Selatpanjang. Tapi, untuk barang biasanya memang banyak tujuan ke Tanjungbalai Karimun.
sumber : batampos.co.id
Peran News Akurat dan Terpercaya