PERANNEWS.CO.ID – Bandar Lampung – Dumas diproses Polda Lampung, Laskar Lampung memutuskan penundaan rencana aksi terkait dugaan penghinaan adat budaya Lampung oleh para komisioner KPU Kota Bandar Lampung yang melucurkan maskot kera pakai baju adat.
Ketum DPP Laskar Lampung Nerozelli Agung Putra alias Panglima Nero meminta Sekjen DPP Laskar Lampung Panji Nughra AB, SH dan advokat Gunawan Pharrikesit, SH fokus untuk pemeriksaan pelapor yang pertama Jumat ini (14/6/2024).
Keputusan tersebut setelah para pengurus Laskar Lampung serta elemen masyarakat lainnya yang ikut mendukung laporan rapat terbatas di Sekretariat Laskar Lampung, Jl. MH Thamrin, Gotongroyong, Kamis sore (13/6/2024).
Gunawan Pharrikesit yakin pihak kepolisian profesional menangani pengaduan masyarakat (dumas) yang ditayangkan Laskar Lampung sore setelah paginya KPU Balam meluncurkan kera tersebut di Tugu Adipura, Enggal, Sabtu (19/5/2024).
Ketua MPAL Abuya H. Syabirin telah pula menyarankan agar Laskar Lampung sebagai pelapor menempuh jalur hukum yang telah ditanggapi lewat Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil ( SP2H) Sprint Lidik No.B/612/VI/RES.1.24/2024.
“Untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal buruk, saya rasa demo damai yang direncanakan lebih baik ditunda. Demo dapat dilakukan kemudian apabila lidik tak berjalan,” ujarnya.
Menururnya, kasus tersebut kemungkinan penyelidikannya berjalan kurang lebih tiga minggu. Jika memenuhi Pasal 184 KUHAP, kepolisian baru menetapkan tersangkanya. “Kita sabar dan monitor perkembangannya,” tandasnya.
Mantan Kapolda Lampung yang juga tokoh adat Dang Ike juga telah mengapresiasi langkah Polda Lampung memproses dugaan penghinaan lewat maskot Pilwakot Bandar Lampung oleh para komisioner KPU Kota Bandar Lampung.
“Harus diproses hukum, nilai-nilai budaya yang diwariskan nenek moyang kami secara turun-temurun sejak ratusan tahun lalu, lewat simbol pakaian adat, kok dipasangkan ke kera,” kata Hermawan, anggota DPRD Kota Bandar Lampung.
Budayawan Lampung Anshori Djausal membenarkan tak pantas kera jadi maskot. Bagi orang Lampung, kera merupakan hewan yang tak bisa diteladani karena prilakunya yang serakah dan lain-lain.
sumber : heloindonesia.com
Peran News Akurat dan Terpercaya