Polresta Bandar Lampung Masih Lakukan Penyelidikan Proyektil Peluru ke Rumah Warga

PERANNEWS.CO.ID, Bandar Lampung – Polresta Bandar Lampung masih melakukan penyelidikan terhadap proyektil peluru nyasar mengenai plafon rumah Erni warga Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara beberapa waktu lalu.

Kepala Polresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto mengatakan, polisi saat ini terus melakukan penyelidikan terhadap proyektil nyasar tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap proyektil nyasar tersebut,” kata Kepala Polresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto Sabtu (30/12/2023).

Ia mengatakan, polisi belum bisa mengungkap karena pemilik senjata itu bukan hanya polisi saja.

“Tapi ada aparat-aparat yang lain dan saat ini masih kami dalami,” kata Kombes Pol Ino Harianto.

Ia mengatakan, dikarenakan kejadian juga belum jelas kapan dan pagi hari ditemukan ada proyektil.

“Tentunya kami uji laboratorium forensik jenis senjatanya apa, sehingga bisa mengerucut siapa pemiliknya,” kata Kombes Pol Ino Harianto.

Sebelumnya, Polsek Telukbetung Utara (TBu) bersama tim Inafis Polresta Bandar Lampung, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Erni warga Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Senin (18/12/2023).

Kanit Reskrim Polsek Telukbetung Utara IPDA Ahmad Julizar mengatakan, peluru tersebut saat ini sedang dilakukan penyelidikan lebih dalam ke Laboratorium forensik.

“Jadi proyektil peluru nyasar di rumah warga Kelurahan Kupang Kota, Telukbetung Utara, Bandar Lampung diduga berjenis kaliber 9,” kata Kanit Reskrim Polsek Telukbetung Utara Ipda Ahmad Julizar.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dari mana peluru nyasar tersebut.
“Jadi berdasarkan keterangan pemilik rumah proyektil itu jatuh sekitar pukul 10.00 WIB, pada Minggu (17/12/2023),” kata Ipda Ahmad Julizar.

Ia mengatakan, proyektil itu tiba-tiba jatuh dari atap hingga menembus plafon kamar anaknya.

Sebelumnya, warga Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung kaget ada suara lampu kamar pecah dari dalam kamar.

“Jadi cucu saya itu bilang ke saya kalau kemarin itu sekitar jam 10.00 WIB ada benda masuk ke kamar dan dikira lampu pecah,” kata Erni.

Ia mengatakan, Tama cucunya menjelaskan bahwa saat tidur itu di dalam kamar ada yang bunyi dan menyangka itu lampu yang pecah.

Kemudian ada plafon yang bolong dan plafon yang kemarin bolong dikira ada yang melempar.

Cucu saya sedang beresin kasur sekitar jam 14.00 WIB terlihat di atas kasur dengan tertutup seprai ada proyektil peluru,” kata Erni.

Ia mengatakan, dirinya menjelaskan kepada cucunya itu bilang bahwa ada peluru dan langsung dilaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT.

Bhabinkamtibmas Robin datang melihat proyektil tersebut.

“Semalam juga polisi sudah datang lagi dan sekarang olah TKP,” kata Erni.

Ia mengatakan, cucu datang ke rumah ada empat orang dan mereka tinggalnya dekat sekolah BPK Penabur.

“Sekarang kan libur sekolah jadi mereka menginap di rumah saya,” kata Erni.

Sumber : tribunlampung.co.id

BACA JUGA :

IKBI PTPN I Regional 7 Kebun Way Berulu Gelar Arisan Bulanan dan Kajian Hari Lingkungan Hidup serta Keamanan Pangan Dunia

Way Berulu, 6 Juni 2026 — Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PTPN I (Persero) Regional …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *