PERANNEWS.CO.ID – Bandar Lampung – Cakupan putaran kedua pemberian imunisasi polio dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 di Lampung baru mencapai 48,7 persen.
Cakupan ini berdasarkan data terakhir yang diterima Rilis ID dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung per tanggal 18 Agustus 202r.
“Untuk cakupan PIN Polio di Lampung pada putaran pertama hingga tanggal 18 Agustus 2024 sudah mencapai angka 48,7 persen atau baru 613.480 dari target 1.259.539 anak,” ujar Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Edwin Rusli dalam keterangannya.
Sementara itu cakupan PIN Polio masing-masing kabupaten/kota se-provinsi Lampung sebagai berikut:
Untuk Kabupaten Lampung Selatan 52,7 persen dari target sasaran 157.210 anak, Lampung Tengah 49,9 persen dari target sasaran 193.773 anak.
Kemudian Lampung Utara 34,1persen dari target sasaran 90.982 anak, Lampung Barat 48 persen dari target sasaran 45.193 anak.
Selanjutnya Tulang Bawang 31,7 persen dari target sasaran 61.370 anak, Tanggamus 49,3 persen dari target sasaran 91.260 anak.
Kemudian Lampung Timur 47,6 persen dari target sasaran 143.962 anak, Way Kanan 44,3 persen dari target sasaran 71.390 anak.
Pesawaran 49,4 persen dari target sasaran 68.789 anak, Pringsewu 36,5 persen dari target sasaran 56.039 anak. Mesuji 40 persen dari target sasaran 34.106 anak.
Kemudian di Tulangbawang Barat 56,5 persen dari target sasaran 40.879 anak, Pesisir Barat 51 persen dari target sasaran 26.438 anak, Bandar Lampung sudah 64,9 persen dari target sasaran 155.109 anak dan Metro 48,7 persen dari target sasaran 23.039 anak.
Sementara itu, untuk putaran pertama sendiri Lampung baru berada di angka 84,1 persen atau 1.059.448 anak yang mendapat imunisasi polio. Angka ini masih dibawah target nasional sebesar 95 persen.
Dengan realisasi imunisasi yang belum mencapai target ini, Dinkes Provinsi Lampung terus melakukan percepatan dengan melakukan sweeping.
“Kami juga butuh dukungan semua sektor terutama Masyarakat sendiri untuk membawa anak usia 0-7 tahun ke POS PIN untuk mendapatkan Imunisasi Polio agar kekebalan individu dan kekebalan kelompok (herd Immunity) dapat terbentuk,” lanjutnya.
Memang dalam pelaksanaan PIN polio sendiri, Edwin mengatakan pihaknya memiliki kendala pada penjaringan sasaran di daerah.
“Untuk kendala lebih ke penjaringan sasaran yang belum datang ke Pos PIN di daerah, tenaga Kesehatan telah melaksanakan sweeping untuk mencari sasaran yang belum mendapatkan vaksin Polio nOPV2,” katanya.
Selanjutnya PIN Polio memang akan dilaksanakan dua putaran. Dimana setiap sasaran harus mendapatkan 2 kali Vaksin Polio nOPV2.
Oleh sebab itu, Dinkes Provinsi Lampung menghimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak usia 0 – 7 Tahun, untuk membawa anaknya ke POS PIN terdekat untuk mendapatkan imunisasi polio.
“Dan anak-anak yang telah mendapatkan Imunisasi Polio putaran 1, untuk kembali datang ke POS PIN untuk mendapatkan imunisasi polio kembali di putaran kedua mulai tanggal 12 Agustus 2024, agar kekebalan terhadap virus polio type 2 benar-benar dapat terbentuk dengan sempurna,” katanya.
sumber : rilis.id
Peran News Akurat dan Terpercaya